Tuesday, 10 November 2020

SELAMAT HARI PAHLAWAN PARA PEJUANG KESEHATAN



 

IDI Untuk INDONESIA



Memasuki bulan Oktober, biasanya di sekretariat PB IDI dan semua sekretariat IDI wilayah akan sibuk mempersiapkan HUT IDI yang jatuh pada tanggal 24 Oktober. Biasanya acara ini akan diselenggarakan bersama karena akan selalu bersamaan dengan pelaksanaan rapat kerja nasional yang dipusatkan di salah satu daerah.


Tahun ini pelaksanaan HUT IDI dan Rapat Kerja Nasional PB IDI terencana akan diadakan di Kendari Sulawesi Tenggara. Persiapan dari panitia pelaksana dalam hal ini IDI Wilayah Sultra juga sudah mulai berjalan. Apa daya pandemi tidak kunjung berakhir dan akhirnya diputuskan bahwa pelaksanaan HUT IDI dan Rapat Kerja akan diselenggarakan secara virtual dan berpusat di Jakarta .


Tema  HUT tahun ini adalah "IDI untuk Indonesia". Perayaan HUT IDI adalah  juga puncak dari rangkaian kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia yang dilaksanakan sejak bulan Mei, yakni di Hari Bakti Dokter Indonesia pada setiap tanggal 20 Mei. Untuk diketahui, dokter-dokter di Indonesia mempunyai dua tanggal keramat , yakni tanggal 20 Mei (Hari Bakti Dokter Indonesia) dan tanggal 24 Oktober (Hari Ulang Tahun IDI) sebagai satu-satunya Organisasi Profesi Dokter di Indonesia.


Tema "IDI untuk Indonesia" ditetapkan dengan semangat bahwa IDI dan para dokter yang menjadi anggotanya adalah bagian tak terpisahkan dari perjuangan bangsa Indonesia, dan akan selalu berjuang untuk Indonesia. Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir adalah medan pertempuran kita semua. Semua komponen bangsa bahu-membahu dalam upaya penanganan, pemutusan rantai penularan, dan usaha menemukan terapi kesehatan yang paling tepat agar para pasien dapat disembuhkan. Kami para dokter adalah benteng pertahanan terakhir bangsa Indonesia dalam pertempuran ini, dan merasa sangat terhormat dapat berjuang bersama seluruh masyarakat dalam pertempuran panjang melawan Covid-19.


Kita tentu tak menutup mata atas berbagai permasalahan yang terjadi; protokol kesehatan yang belum sempurna dipatuhi, perlindungan atas tenaga kesehatan juga masih ada celah di sana sini, hingga kebijakan-kebijakan yang menurut kami tidak tepat; tentang keanggotaan Konsil Kedokteran Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan No. 24, dan juga Omnibus Law yang pasti berpengaruh pada dunia kesehatan.


Ya, kita semua berjuang di tengah berbagai masalah yang saling sengkarut. Tapi sekali lagi; kami sangat mencintai Indonesia. Berbagai masalah ini tak akan menyurutkan semangat kami dalam perjuangan. Beragam luka ini tak akan mematahkan cinta yang sangat besar yang kami miliki untuk Indonesia. Sejarah panjang perjuangan bangsa selalu dipenuhi oleh kasih sayang tak berbatas dari para dokter-dokter pejuang.


Selalu, dan tak akan pernah berubah; IDI Untuk Indonesia.

DIRGAHAYU IDI 24 Oktober 2020 


#ikatandokterindonesia 

#24oktober

#doclife 

#profesionallife #

Thursday, 14 May 2020

7th Anniversary our wedding

Happy Anniversary My Love

Mungkin Tuhan hanya ingin kita lebih banyak merenungi perjalanan hidup bersama. 

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini tidak  ada perayaan istimewa, dinner berdua, mengexplore tempat-tempat wisata atau tempat bersejarah. 

Mungkin Tuhan  ingin kita untuk  lebih banyak beribadah berdua, belajar atau mengajar, dan tentunya bekerja bersama dirumah saja (sesuai slogan pemerintah) 

Semua tidak mengurangi rasa bersyukur dengan pernikahan yang memasuki tahun ke 7 ini. 

Terima kasih atas pembelajaran dan proses menjadi bijak memaknai hidup. 

Terima kasih atas doa dan kebersamaan keluarga besar "Rivai & Rifai" dan sahabat2 kami "Keluarga Rahayu" yang sslalu hadir dikehidupan kami ðŸ˜˜ðŸ˜˜ðŸ˜˜

Ochie - 27 April 2020


Dalam hampir semua kebudayaan, angka tujuh merupakan angka mengandung keajaiban. Angka ini ada dalam hampir setiap ritual kehidupan manusia. Jumlah hari dalam seminggu, jumlah thawaf, sa'i, dan lontar jumrah, bahkan jumlah bintang dalam gugus Ursa Major yang menjadi penujuk arah semua pelaut dunia.

Tahun ini, genap tujuh tahun kita hidup dalam pernikahan. Tahun ini juga menjadi tahun yang ajaib buat kita. Tahun dimana covid-19 mengancam hidup banyak orang. Tak hanya hidup, pandemi ini juga membongkar dan mengatur ulang cara hidup kita; cara belajar, bekerja, dan beribadah. Kita dipaksa untuk kembali pada lingkungan terkecil kita; keluarga.

Di masa pandemi ini, memiliki partner hidup yang tepat adalah keberuntungan besar karena dengannya kita hidup sehari-hari. Saya adalah orang yang sangat beruntung, memilikimu sebagai istri dan teman yang sangat supportif. Denganmu, saya tetap bisa memanusia; bertumbuh dan mendewasa, menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Denganmu, saya selalu menemukan kebahagiaan menjalani apapun, baik itu isolasi mandiri atau sekedar social distancing. Engkau, adalah bintang tujuh penunjuk arah hidupku.

Terimakasih telah memilih untuk tetap bersamaku. Terimakasih untuk selalu menjadi teman, sahabat, dan kekasih dalam semua masa. Terimakasih telah selalu berada dalam dekap pelukku.

Terimakasih juga, keluarga Rifai&Rivai, keluarga Rahayu, juga semua teman dan sahabat kami.

Bobby - 27 April 2020