Showing posts with label Activities. Show all posts
Showing posts with label Activities. Show all posts

Sunday, 1 December 2019

Pengenalan Ruang Kerja kepada Anak


Memperkenalkan tempat bekerja kepada anak-anak adalah salah satu proses pembelajaran untuk mereka juga mengenai aktivitas orang tua diluar rumah. Pertanyaan seperti, “Apa sih kerjaan ibu di kantor?” atau “bunda  kenapa harus kerja sih?”, hal tersebut justru menjadi bukti bahwa anak-anak penasaran ingin mengetahui apa yang dilakukan para orang tua dalam bekerja dan juga lingkungan seperti apa diluar san a

Salah satu hal dasar yang perlu dilakukan orang tua adalah mengenalkan pekerjaan mereka kepada anak. Anak perlu mengetahui bahwa setiap orang memiliki pekerjaan yang berbeda-beda, dengan tugas yang berbeda pula. Dengan mengenalkan beragam profesi, anak dapat menghargai pekerjaan orang lain. Selain itu, saat akan membangun cita-citanya di masa depan, anak tidak akan terpaku pada profesi yang itu-itu saja. Terutama bila ada profesi seperti dokter yang saat ini saya jalani tapi tidak bekerja di Fasilitas kesehatan seperti klinik dan rumah sakit. 

Tujuan pengenalan ini pada akhirnya akan membuat anak memahami tanggung jawab pekerjaan dari masing-masing orang sehingga tidak boleh memandang remeh apapun pekerjaan tersebut. Selain itu anak-anak juga berkesempatan untuk bertemu dengan rekan kerja yang sebenarnya juga adalah keluarga besar dalam dunia pekerjaan. 


Lokasi : Stasiun MRT Dukuh Atas dan Menara 165

Jakarta,




29 November 2019

WOMEN IN LEARDSHIP

Sharing session para perempuan-perempuan yang duduk di pucuk pimpinan dari keluarga besar Dompet Dhuafa bersama ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Yayasan Dompet Dhuafa Republika pada tanggal 28 November 2019. 


Pada Sesi ini Pak Parni menekankan bahwa seorang pemimpin itu harus punya kemampuan mendengar dari semua anggota timnya, setelah itu akan terbentuk konsensus kelompok dimana pada akhirnya akan menjadi keputusan bersama dari tim tersebut. Perlu keterampilan untuk melakukan hal tersebut sehingga sebagai seorang pemimpin harus terus belajar dengan : LEARNING BY SERVING, LEARNING BY DOING and LEARNING BY SHARING. 

Posisi itu amanah sehingga posisi akan pergi dan datang silih berganti. Tapi yang selalu eksis adalah Profesi kita. Untuk itu sebagai pemimpin wanita muslim juga harus maju dan memiliki kemampuan sesuai personal brandingnya masing masing. 


Terus maju, saling mendukung, saling bekerja sama untuk terus berkontribusi wahai para pemimpin wanita.Demikian seruan semangat dari Pak Parni di penghujung acara.






Thursday, 24 May 2012

PERINGATAN HARI BAKTI DOKTER INDONESIA 2012


Tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional yang merupakan momentum untuk perjuangan pergerakan kebangsaan di Indonesia yang diambil dari lahirnya organisasi kebangsaan pertama yang bersifat nasional yaitu Budi Utomo. Organisasi ini digerakkan sebagian besar oleh dokter-dokter yaitu antara lain Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Dr. Sutomo, Dr. Tjipto Mangunkusumo, Dr. Rahman Saleh. Untuk mengingat dan menghormati para founding fathers dokter Indonesia yang telah memberi andil besar dalam kebangkitan nasional tersebut dan untuk mengingatkan dokter Indonesia agar selalu menjalankan trias dokter, maka pada pada tanggal 28 Mei 2008, Presiden Republik Indonesia menetapkan pula tanggal 20 Mei sebagai Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI).

Dalam peringatan  Hari Bakti Dokter Indonesia tahun 2012, tema yang diambil adalah: Peran dokter pelayanan primer dalam sistem jaminan sosial nasional untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat. Rangkaian kegiatan HBDI tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia  (PB IDI) dimulai pada hari ini, 20 Mei 2012 bertempat di Taman Parkir Timur Selatan Senayan Jakarta, ditandai dengan Pencanangan Hari Bakti Dokter Indonesia 2012 dan Kegiatan Pengabdian Masyarakat “SEHAT BERSAMA DOKTERKU” (SBD), dengan tema:

EDUKASI SISTEM RUJUKAN PELAYANAN KESEHATAN SERTA BERBAGI DENGAN SESAMA
DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT INDONESIA YANG SEHAT DAN SEJAHTERA

Bekerjasama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, acara SBD antara lain terdiri dari pemberian bantuan simbolis dari Kemensos kepada 5 kaum dhuafa yang langsung diserahkan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, DR. Salim Segaf al Jufri,  bakti sosial dalam bentuk simulasi pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Donor Darah, Panggung Hiburan, Stand dan Bazaar.

Simulasi BPJS yang  dimaksud adalah kegiatan simulasi sistem rujukan dalam menyongsong era Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan BPJS pada tahun 2014 nanti dengan menyelenggarakan kegiatan pengobatan masal dengan memakai sistem berjenjang/rujukan, yaitu penanganan pasien melalui tahapan tingkat pelayanan primer oleh Dokter Umum dan pelayanan sekunder oleh Dokter Spesialis. Diharapkan masyarakat akan mengenal sistem pelayanan kesehatan berbasis sistem berjenjang/rujukan yang akan digunakan pada era SJSN/BPJS nantinya, yang pada akhirnya akan tercapai pelayanan kesehatan yang optimal dengan  biaya kesehatan yang terjangkau oleh masyarakat.

Pada peringatan HBDI tahun ini, IDI masih dalam suasana berkabung atas meninggalnya Menteri Kesehatan kita tercinta, Dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DrPH, yang juga merupakan anggota keluarga besar IDI, pada tanggal 2 Mei 2012 yang baru lalu. Berkat jasa-jasa almarhumah hampir sepanjang hidupnya sebagai dokter yang memberikan sumbangsih besar bagi pendidikan, penelitian, pelayanan kesehatan dan birokrasi kesehatan di Indonesia, IDI memberikan penghargaan khusus yang belum pernah diberikan sebelumnya baik bagi dokter maupun masyarakat umum, yaitu Penghargaan Keteladan Dokter Indonesia. Penghargaan berupa medali emas dan piagam disampaikan kepada keluarga terdekat almarhumah Ibu Menkes, yakni kepada suami beliau, Dr. Reanny Mamahit, SpOG, MM. Diharapkan agar penghargaan tersebut dapat menjadikan alm. Dr. Endang Sedyaningsih sebagai sosok dokter yang selalu dikenang dan dijadikan suri tauladan bagi seluruh dokter Indonesia pada khususnya maupun rakyat Indonesia pada umumnya.

Rangkaian Kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia  2012 yang dicanangkan pada acara SBD ini akan disusul dengan Pembebasan Jasa Medik pada tanggal 21 Mei, 2012, Seminar dan Workshop pada tanggal 6-7 Juli 2012 dan Dokter Kecil Award 2012, yang telah sukses menyelenggarakan roadshow di 3 propinsi yaitu DKI Jakarta, Sumatera Barat dan Kalimantan Selatan pada bulan April lalu dan akan disusul dengan masa karantina para juara dokter kecil tingkat proponsi pada tanggal 5-7 Juli 2012 dan Grand final 8 Juli 2012 di Jakarta.

PB IDI  mengajak seluruh dokter di Indonesia dan semua pihak untuk mendukung dan berpartisipasi dalam mensukseskan terselenggaranya rangkaian kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia tahun 2012 serta menghimbau kepada seluruh dokter di Indonesia agar pada tanggal 21 Mei 2012 besok dapat  membebaskan jasa medisnya atau menyumbangkan sebagian penghasilan  untuk digunakan bagi kegiatan sosial bagi masyarakat, sehingga dapat menumbuhkan, mengembangkan dan membina gerakan bersama dokter membangun bangsa sebagai bentuk revitalisasi peran dokter agar para dokter Indonesia dapat memberi kontribusi yang bermakna dalam proses pembangunan bangsa.

Wednesday, 18 April 2012

Road Show Dokter Kecil Award 2012 - Padang






 Pelaksanaan kegiatan Road Show Dokter Kecil Award 2012 di Kota Padang Sumatera Barat dilakukan pada tanggal 14 April 2012. Diikuti oleh seluruh dokter kecil Sesumatea Barat baik yang berasal dari rekomendasi dinas pendidikan provinsi sumatera barat, sekolah binaan unilever dan sekolah yang mendaftar secara terbuka melalui radio setempat.

Kegiatan RoadShow dilaksanakan di taman budaya kota padang, dimana secara bersamaan dilakukan pembukaan pekan MDG’s oleh Dinas Kesehatan Sumatera Barat. PB IDI dalam kegiatan ini diwakili oleh Ketua Panas HBDI 2012 Dr Aldrin Nelwan Sp.Ak  dan Tim Dokter Kecil Award 2012 Dr Triana Darmayanti Sp.A dan Dr Rosita Rivai. 




Acara diawali dengan Pembukaan  oleh MC Dr. Fuji Andriani kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari beberapa pihak :

- Sambutan oleh ketua panitia
- Sambutan oleh ketua IDI wilayah Sumbar
- Sambutan oleh Pihak Unilever
- Kata sambutan oleh Ketua PB IDI

Kemudian acara dilanjutkan dengan lomba –lomba yaitu :
·         lomba Puzzle Gizi
·         lomba Menggambar
·         lomba P3K

Ditengah –tengah acara, sebelum pengumuman diselingi dengan beberapa penampilan berbakat dari beberapa siswa kelas 1 – 2 dan ada pembacaaan dongeng mengenai “ Jika Aku menjadi Dokter”.  Sebelum pemgumuman Lomba juga diadakan Talkshow Pola Hidup Sehat  dan Gerakan 21 Hari dengan Narasumber  Ketua IDI Wilayah Sumbar dan Kepala Dinas Kesehatan Provins Sumbar dan Pihka Unilever yang dipandu langsung  oleh  MC.

Acara diakhiri dengan pengumumam lomba dan 10 Dokter Kecil Terbaik tingkat provinsi Sumatera Barat. Kemudian diumumkan  3 terbaik yang akan mengikuti pembinaan dari IDI wilayah dan kemudian diseleksi  kembali untuk mendapatkan yang terbaik yang akan dikirim mengikuti karantinda dan grandfinal juli nanti di jakarta.

Wednesday, 4 April 2012

Peluncuran Program Dokter Kecil Award 2012

Sebagai awal kegiatan dan sosialisasi program Dokter Kecil Award 2012 kepada publik maka pada tanggal  26 Maret  2012 di Gedung Balai Kartini Ruang Mawar Jl Jendral Gatot Subroto Kav 37 Jakarta, dilakukan Peluncuran  Program Dokter  Kecil Award  2012 yang disertai  dengan penandatanganan komitmen bersama antara Kementrian Kesehatan RI, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai dua lembaga Pemerintah yang aktif membina UKS dan Dokter Kecil di sekolah, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia selaku organisasi profesi yang berwenang dalam penyelenggaraan Dokter Kecil Award 2012 dan PT Unilever Indonesia Tbk sebagai pihak swasta yang ikut berperan dalam memperkaya materi Dokter Kecil dengan pembekalan materi gerakan 21 hari (G21H),  untuk terus menggalakkan PHBS disekolah melalui pemberdayaan UKS dan Dokter Kecil.

Kegiatan ini dihadiri lebih kurang 200 undangan dengan menghadirkan 100 dokter kecil binaan Unilever, wartawan dari media cetak dan elektronik dan undangan khusus lainnya. Acara yang di pandu oleh Becky Tumewu diawali dengan persembahan gerak dan lagu “ Pasukan Anti Kuman “ SDN Pondok Labu 15 dan pembacaan salah satu isi buku “ Sekantong Cerita Sehat karangan Ibu Menteri Kesehatan, Dr Endang Rahayu Sedyaningsih oleh salah seorang Dokter Kecil 

Acara kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Ketua Umum PB IDI Dr Prijo Sidipratomo Sp.Rad (K), dilanjutkan dengan Sambutan dari Pihak PT Unilever dan diakhiri oleh sambutan dari Kemenkes RI  Dr Kirana Sp.A mewakili Menteri Kesehatan RI. Rangkaian acara  dilanjutkan dengan Talkshow yang dipandu langsung oleh MC


Peluncuran Program Dokter Kecil Award 2012 dilakukan dengan ceremonial penandatangan komitmen bersama oleh kementerian kesehatan, PB IDI dan PT Unilever, dam perwakilan dari kemendiknas berhalangan sehingga akan ditanda tangan kemudian.

Selanjutnya dilakukan penyerahan simbol dukungan dari pihak – pihak tersebut kepada 3 orang dokter kecil yaitu :
-       Penyerahan buku  : Sekantong surat sehat dan cerita sehat oleh kemenkes RI
-       Penyerahan kit dokter kecil oleh PT Unilever
     Penyerahan Buku Panduan Dokter Kecil dan Jas Dokter Kecil oleh PB IDI   
     Ditutup dengan Acara Foto bersama dan wawancara oleh Pers 





-       

Friday, 21 October 2011

Opening Ceremony MUKERNAS IDI XIX






www.idionline.org. Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS)  Ikatan Dokter Indonesia sedang berlangsung di Pekanbaru, Riau , 19 – 23 Oktober 2011 dan dibuka secara resmi oleh Gubernur HM Rusli Zainal, SE, MP pada tanggal 20 Oktober 2011 bertempat di Hotel Pangeran. MUKERNAS ini dihadiri sekitar 300 dokter yang merupakan Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah dan Perhimpunan se-Indonesia. Mukernas dilakukan sekali dalam satu periode kepengurusan,  dengan tugas dan wewenangnya yaitu menilai pelaksanaan program kerja nasional yang diamanatkan Muktamar, menyempurnakan dan memperbaikinya untuk dilaksanakan pada sisa periode kepengurusan selanjutnya. Selain itu, MUKERNAS juga mempunyai wewenang mengadakan pembicaraan pendahuluan tentang bahan muktamar yang akan datang.
Tema Mukernas IDI kali ini adalah “Reaktualisasi Profesionalisme Dokter Indonesia menuju Pelayanan Kesehatan Yang Berkeadilan“, dan pelaksanaan MUKERNAS kali ini di rangkaikan dengan kegiatan antara lain “The 12th National Brain dan Heart Symposium”, pameran kesehatan, Pidato Ulang Tahun IDI ke-61 oleh Ketua Umum PB IDI
, Malam Keakraban Keluarga Besar IDI dan ditutup dengan peringatan Hari Ulang Tahun IDI yang dimeriahkan oleh kegiatan Senam Sehat “Riau Bangkit Untuk Indonesia” bersama Gubernur dan masyarakat Riau.

Tuesday, 18 October 2011

ROAD TO MUKERNAS IDI AT PEKANBARU - RIAU



Pekan Baru - RIAU. 
19 - 23 Oktober 2011

Monday, 10 October 2011

Sunday, 9 October 2011

Simposium dan Pelatihan : Pendekatan Praktis Masalah THT


8 Oktober 2011 bertempat di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading - Jakarta Utara Perhimpunan Dokter Umum Indonesia mengadakan Simposium dan pelatihan "Pendekatan Praktis Masalah THT ". Acara dibuka langsung oleh ketua harian presidium nasional PDUI Dr Imelda Datau kemudian dilanjutkan dengan  Simposium dengan materi:

1. Tata laksana & Penanganan komplikasi OMSK DR. Dr. Ratna Dwi Restuti, Sp.THT-KL(K)

2. Rinitis alergi : diagnosis & tata laksana Dr. Nina Irawati, Sp.THT-KL


3.
Obstruksi saluran napas atas oelh Dr Rahmanofa Yunizaf Sp.THT – KL

4. Tata laksana terkini vertigo dan tinnitus Dr widayat Alviandi,Sp.THT – KL



Penyakit-penyakit tersebut merupakan gangguan THT yang paling banyak dijumpai dan sering kali menyebabkan kualitas hidup penderitanya menurun sehingga perlu dilakukan diagnosis dan tata laksana yang tepat.



Pada kegiatan ilmiah kali ini juga  diberikan Pelatihan skrining pendengaran oleh :
Dr Ronny Suwento, Sp.THT – KL,
Dr Semiramis Zizlavsky, Sp.THT – KL dan
Dr Trijuda Airlangga, Sp.THT – KL 







Diakhir kegiatan dilakukan  pelatihan pengisian borang untuk resertifikasi dan registrasi ulang untuk Dokter Umum yang diberikan oleh Dr Mahesa Paranadipa MHKes sebagai Manajer Eksekutif P2KB PB IDI







Thursday, 6 October 2011

Tes Foto




Dr Adib Khumaidi Sp.OT




Tanggal 1 Oktober di Fakultas Kedokteran UI Salemba dilangsungkan pelantikan Dr Spesialis baru and salah satunya mas kami Dr Adib Khumaidi Sp.OT. Setelah 5 tahun berjuang akhirnya selesai juga ....Selamat yah Mas

Wednesday, 21 September 2011

Happy Ied Mubarak - 1 Syawal 1432 Hijriah

Lebaran pertama di Jakarta

Tetap Eksis dunk

Selamat Lebaran yaah ....mohon maaf lahir dan batin

dengerin ceramah sambil foto-foto

Nier, Mom and diriku

Mom and Uppie

Ditengah kontroversi perayaan Idul Fitri 30 Agustus or 31 Agustus 2011, kami tetap lebaran sesuai keyakinan kami.

Kartu Lebaran


Tuesday, 20 September 2011

(GENDER RESPONSIVE BUDGETING/GRB)



KONFERENSI

PENGANGGARAN RESPONSIF GENDER UNTUK KESEHATAN PEREMPUAN

HOTEL MORRISSEY JAKARTA, 20 SEPTEMBER 2011


LATAR BELAKANG DAN TUJUAN
Uplift International bekerjasama dengan enam NGO di Indonesia untuk kegiatan Gender Responsive Budgeting (GRB) atau Penganggaran yang responsive gender dengan fokus terhadap permasalahan kesehatan perempuan. Keenam NGO tersebut adalah: Rifka Annisa, PKBI Yogyakarta, WCC Cahaya Perempuan Bengkulu, LBH APIK Jakarta, Mitra Perempuan and Pattiro Institut. NGO mitra tersebut untuk melaksanakan program ini pada tingkat kabupaten/kota di masing-masing provinsi di wilayah kerja mereka.
Konferensi mengundang para pemangku kepentingan terkait untuk mendiskusikan persoalan-persoalan utama berkaitan dengan GRB untuk kesehatan perempuan.  Konferensi ini akan menghasilkan sebuah dokumen prosiding sebagai panduan praktis bagi mereka yang tertarik dengan persoalan ini dan akan dibagikan.  Paparan dan temuan-temuan dalam konferensi ini akan digunakan untuk merencanakan kegiatan program selanjutnya di kabupaten/kota terkait.

Materi dan Pemateri pada Konferensi ini 



-     Overview terhadap program GRB untuk Kesehatan dari Uplift International oleh Beth E. Rivin, M.D., M.P.H. sebagai Wakil Presiden, Direktur Program Uplift International

-          Presentasi tentang GRB untuk kesehatan perempuan dari perspektif pemerintah :
1.      Bappeda Kota Bengkulu
2.      Bappeda Bantul
3.      Bappeda Gunung Kidul
4.      Bappeda Kendal

Hampir semua daerah mempresentasikan hal yang sama dimana rata-rata program yang dibuat sudah berbasis gender tapi hal tersebut belum cukup dimana belum ada data yangn signifikan mengenai peningkatan kesehatan dari masyarakat setelah program-program yang berbasis gender ini diterapkan yang kebetulan pemimpin2 di keempat daerah ini adalah perempuan. (Bappeda Bantul, Gunul Kidul dan Kendal bupatinya adalah perempuan sedangkan untuk kota Bengkulu walikotanya dipimpin oleh perempuan. Tidak ada hal yang baru yang dapat kita ambil dari ke empat presentasi diatas. 

-          Presentasi tentang GRB untuk kesehatan perempuan dari perspektif pemerintah nasional :
1.      Bappenas
2.      DPR RI : Komisi X dari Partai Golkar
3.      Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA)
4.      Departemen Kesehatan (Depkes)

-   Presentasi tentang GRB untuk kesehatan perempuan dari perspektif organisasi masyarakat sipil/akademisi

1.       Peta Langkah Advokasi Anggaran
Wasingatu Zakiah - IDEA Yogyakarta
2.       FITRA
3.       Pattiro
4.       Anggaran Kesehatan “Gender Responsive”
Prof Ascorbat Gani – Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan FKM – UI

Acara ditutup oleh ibu Pande dengan kesimpulan bahwa untuk pembiayaan yang langsung berkaitan dengan gender mungkin tidak terbahasakan langsung disetiap anggaran tapi hendaknya semua pembuat kebijakan dari tingkat eksekutif dan legislative harus paham dan mau melakukan program yang berbasis gender.